TEROPONGKOTA.com – Capaian Jokowi dalam bidang kemaritiman terbilang sangat menggembirakan. Empat tahun memerintah republik ini upaya menjadikan laut sebagai beranda utama negara sudah nampak di permukaan. Perhatian di sektor kelautan sangat besar sekali.

Beberapa kesuksesan Jokowi itu terungkap dalam diskusi Ngobrol Inspiratif Soal Ekonomi Bareng alias Ngopi Sore Repnas di Jakarta Selatan, Kamis (22/11).

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Kementerian Perhubungan, Capt Wisnu Handoko yang hadir sebagai pembicara mengungkapkan, fokus Jokowi pada maritim terbukti berhasil dan menampakkan kemajuan. Maritim berpotensi besar menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Fokus pemerintah di bidang Ekonomi Maritim terlihat melalui berbagai kemajuan yang dihasilkan, misal sarana penunjang di mana trayek tol laut hingga tahun 2017 sudah mencapai 13 trayek padahal semula hanya 3 trayek pada 2015.

Jumlah trayek kapal perintis juga meningkat tajam di mana dari 84 trayek pada 2015 menjadi 103 trayek hingga 2017. Targetnya, 10 trayek lagi akan bertambah hingga akhir 2018 sehingga totalnya menjadi 113 trayek.

Menurut Handoko penyelenggaraan angkutan laut perintis bertujuan untuk mendorong pengembangan daerah, meningkatkan konektivitas antarpulau, dan pemerataan pembangunan.

“Secara umum angkutan laut perintis sudah berjalan lancar dan hanya beberapa hal yang perlu ditingkatkan, seperti ketersediaan galangan kapal dan ketersediaan kapal pengganti,” ujarnya

Peningkatan trayek ini menyusul pembangunan lima pelabuhan laut dalam, 19 feeder ports, dan 100 sub-feeder port yang sudah ada.

Selanjutnya, pemerintah juga berusaha meningkatkan kehidupan para nelayan. Kini dikenal Bank Mikro Nelayan yang sudah dinikmati 9.535 nelayan di 108 kabupaten kota seluruh Indonesia.

Lalu penyediaan konverter kit BBM ke LPG untuk nelayan yang sudah mencapai 22.554 unit hingga akhir 2017 dari target 25.000 hingga 2018.

Pertumbuhan jumlah konsumsi ikan masyarakat pun meningkat dari 38,14 kilogram per kapita per tahun pada 2014 menjadi 46,49 kg pada 2017. Jumlah ini masih kurang dari target di akhir 2018 yang mencapai 50,8 kg.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here