TEROPONGKOTA.com – Direktur Aliansi Pemerhati Eksekutif dan Legislatif, Edi Gusyani berharap tak ada lagi tumpang tindih penempatan jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta seperti yang terjadi pada masa lalu.

Hal ini disampaikan Edi Gusyani menanggapi rencana perombakan pejabat eselon II dan III yang akan dilakukan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam waktu dekat ini.

Edi minta agar pejabat yang memiliki raport merah dalam hal kinerja untuk tidak usah dipertahankan lagi dari jabatannya.

“Jangan ada lagi yang masuk masa pensiun di pertahankan masih banyak tenaga yang energik dan cerdas yang bisa diperhatikan ada beberapa yang coba kasak kusuk untuk mempertahankan jabatan karena gengsi bukan untuk pengabdian Negara. Ini sangat tidak patut dan tidak pantes untuk di pertahankan perlu diparkirkan apalagi kalau raportnya merah dan banyak bikin masalah,” kata Edi pada Kamis (12/4/2018).

Edi meyakini Anies-Sandi sudah mengetahui siapa saja anak buahnya yang tidak benar dalam bekerja. Ia minta agar pejabat lama untuk diturunkan jabatannya kalau tidak mau dinonjobkan.

“Pejabat yang lama dia kalau mau taubat mungkin ada pertimbang minimal tidak di non jobkan cuman turun jabatan yang jelas jangan coba- coba menghambat program pembangunan atau agenda yang sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Pria yang memang terkesan anti pejabat lama karena dianggap antek gubernur sebelumnya itu mengatakan tak ada alasan lagi untuk tidak mendukung kepemimpinan Anies-Sandi.

“Jangan lagi buat penggerecokan terhadap Anies Sandi,” pungkas loyalis Anies-Sandi itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here