TEROPONGKOTA.com – Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) DKI Jakarta berencana menggelar dialog kebangsaan lintas etnis se-DKI Jakarta. Hal ini guna menjalin hubungan silaturahmi dengan berbagai etnis yang ada di Jakarta.

“Pertemuan antar etnis untuk mempertegas bahwa BPW KKSS DKI Jakarta menghimbau pada semua anggota-anggota KKSS di seluruh wilayah Jakarta ini akan tampil sebagai garda terdepan,” kata Ketua BPW KKSS DKI Jakarta Syamsul Zakaria dalam rapat pleno II di Meeting Room Cafe Gokana, Sarinah, Jakarta, Jumat (27/10/2017).

Syamsul ingin KKSS menjadi gerbang pemersatu. Ia berharap kehidupan warga DKI Jakarta dari berbagai etnis semakin harmonis di bawah pimpinan Gubernur Anies Baswedan.

Dialog kebangsaan lintas etnis ini, lanjut Syamsul juga untuk mempertegas bahwa warga KKSS yang terdiri dari Bugis, Makassar, Toraja, Mandar, Duri dan lain-lain agar menjadi individu atau kelompok yang bisa merawat kerukunan bernegara.

“Mempertegas bahwa KKSS adalah pengawal kerukunan antar agama, kerukunan antar etnis, kerukunan antar berbagai elemen. Bahwa KKSS ini adalah wadah pemersatu bangsa, dalam rangka merawat NKRI,” ujarnya.

Meskipun KKSS adalah organisasi sosial, Syam Zack berharap organisasi ini tampil sebagai pengawal kerukunan antar etnis, tampil kapan dan di manapun sebagai pengawal kerukunan lintas etnis. Sebab menurutnya Jakarta adalah Ibukota negara yang memiliki sejuta etnis.

Kerukunan antar lintas etnis menjadi fokus utama untuk menjaga stabilitas negara. Sebab, posisi Jakarta yang begitu strategis menjadikan semua etnis berkumpul di Ibukota ini. Jakarta juga menjadi landscap politik nasional dan pintu ekonomi international.

“Agar warga KKSS menjadi individu-individu maupun secara organisasi, mengawal kerukunan kepada semua etnis menjaga stabilitas sebagai ibukota negara, sebagai pintu gerbang international,” pungkasnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here