TEROPONGKOTA.com – Nama Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno secara mengejutkan muncul menjadi sosok terkuat sebagai Cawapres Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 mendatang. Padahal, nama Sandi nyaris tak pernah muncul sebagai tokoh yang dipertimbangkan untuk jadi pendamping Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Kemunculan Sandi yang secara tiba-tiba ini telah membuat internal koalisi oposisi bergejolak. Partai Demokrat yang sudah menyatakan bergabung dengan Gerindra mengusung Prabowo melawan petahana Joko Widodo langsung berontak. Bahkan, elite partai berlambang mercy ini menuding Sandi telah membeli PAN dan PKS masing-masing 500 miliar agar bisa jadi cawapres. Karena itu juga Prabowo disebut sebagai “Jenderal Kardus” karena hanya mementingkan uang daripada perjuangan.

Terlepas dari pro kontra Sandiaga jadi cawapres Prabowo, mungkinkah sosok Sandi akan menambah suara elektoral Prabowo atau malah justru jadi penggerus?

Direktur Zona Politika Indonesia Anas Raja Andi memiliki keyakinan bahwa Sandi mampu menaikkan elektabilitas Prabowo. Menurutnya, setidaknya ada tiga alasan Sandi diyakini bisa meraup suara besar.

Pertama, Sandi merupakan seorang pengusaha yang sudah malang melintang baik di dalam maupin luar negeri.

“Sebelum berkecimpung di dunia politik, Sandi Uno telah melanglang buana di dunia usaha, bahkan pernah menjadi Ketua DPP HIPMI, Aktif di Kadin dll, sehingga punya jaringan di seluruh Indonesia dan dikenal dikalangan pelaku usaha. Basicnya Pengusaha,” kata Anas di Kafe Viktoria Plaza Senayan, Kamis ( 9/8/2018)

Kedua, lanjut Anas, Sandiaga Uno bisa mewakili anak muda yang jumlahnya mencapai 100 juta pemilih pada Pilpres 2019.

“Dan paras wajah tampannya menarik kalangan ibu-ibu ditambah program Jakarta berlari dan Oke Oce dianggap sukses dikalangan pelaku usaha kecil,” ujarnya.

Ketiga, Sandi dinilai memiliki kedekatan dengan para ulama baik di kalangan NU maupun Muhammadiyah.

“Sandi Uno sering tampil di acara donasi untuk Palestina dan kegiatan ormas keagamaan,” imbuhnya.

Namun demikian, lanjutnya, keduanya memiliki kelemahan karena sama-sama berasal dari Gerindra. Selain itu, Sandi saat ini sedang terjerat kasus hukum yang sedang diproses di Polda Metro Jaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here