TEROPONGKOTA.COM – SOLO — Pengamat politik dan aktivis perempuan Delila Putri Sadayi menyebut dukungan kaum perempuan terhadap Lanyalla Mattalitti di Solo ini merupakan modal politik. “Keterlibatan perempuan terutama masyarakat Solo, Jawa Tengah ini memperlihatkan kepercayaan kaum perempuan tersebut terhadap Lanyalla di Pilpres 2024 mendatang,” ucapnya. Delila juga menyebut Ketua DPD RI ini dianggap mampu mewakili kaum perempuan melalui isu-isu sentral, termasuk isu kesetaraan gender.
“Dukungan yang diberikan dari kebanyakan perempuan ini memandang sosok LaNyalla yang siap untuk mendukung kesetaraan gender dan mewujudkan generasi baik dan unggul” pungkasnya.
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti dianggap mampu menjadi perwakilan kaum perempuan untuk Pemilu 2024 mendatang. Hal tersebut disampaikan oleh Rezki Adminanda, Pengamat Politik & Koordinator Nasional Indonesia Election Watch (IEW).
Rizki menyebut LaNyalla memiliki daya tarik sendiri bagi pemilih, khususnya kaum perempuan. Hal tersebut usai sebelum- n­ya, ratusan perempuan di Solo Jawa Tengah menggelar deklarasi untuk mendukung LaNyalla maju sebagai Capres di Pemilu 2024 mendatang.
Menanggapi deklarasi tersebut, Rizki menilai ini merupakan dukungan yang positif bagi LaNyalla, sebab kaum perempuan merupakan pemilih yang setia. “Tentu menjadi suatu daya tarik tersendiri ya, pada momen hari perempuan Internasional yang lalu dimanfaatkan oleh Rumpun Perempuan Indonesia (RUMPI) untuk mendeklarasikan dukungan nya terhadap sosok LaNyalla Matalliti yang kita tahu beliau sekarang juga menjabat ketua DPD-RI,” ucapnya kepada wartawan, Jum’at (18/3/2022).
“Deklarasi dilakukan oleh kaum ibu-ibu atau katakanlah oleh kaum perempuan yang dalam analisa voting behavior cenderung menjadi strong voter pada suatu gelaran pemilu,” sambungnya.
Isu Kesetaraan gender yang dibawa oleh Lanyalla dianggap mampu untuk mendulang suara bagi kaum perempuan. Terlebih, lanjut Rizki, deklarasi tersebut dilakukan di Solo Jawa Tengah, yang notabenenya merupakan kandang dari Ganjar Pranowo yang juga digadang bakal maju di Pilpres nanti. Rizki menilai jika Jawa Tengah merupakan lumbung suara, dengan pemilih yang sangat besar. Ini merupakan hal yang positif bagi Lanyalla.
“Bukan tidak mungkin Pak LaNyalla menjadi calon presiden Poros Baru yang akan mendongkrak popularitas dan elektabilitas beliau kedepan. Pesan politik nya tentu, bahwa dari jawa tengah sendiri ternyata ada kelompok-kelompok yang kemudian ternyata lebih memilih calon lain dari pada tokoh daerah mereka sendiri,” tambah Rizki.
***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here