BALI — Balai Lansia “Gau Mabaji” di Gowa sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Sosial RI di Lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial (Ditjen Rehsos) gencar melakukan upaya dalam mensukseskan implementasi program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).

Salah satu upaya yang dilakukan dalam mendukung program ATENSI adalah dengan menjalin jejaring kerja yang luas.

Untuk itu di setiap kesempatan Balai Lansia “Gau Mabaji” di Gowa fokus mengenalkan dan menginformasikan era baru pelaksanaan program ATENSI kepada Dinas Sosial dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) sebagai stakeholer dalam memberikan pelayanan rehabilitasi sosial bagi lanjut usia.

Seperti pada kesempatan kali ini, dilaksanakan kegiatan Forum Group Discussion di Provinsi Bali. Kegiatan ini dilaksanakan untuk melakukan diskusi tentang sinergitas Dinas Sosial dan LKS-LU bersama Balai Lansia “Gau Mabaji” di Gowa untuk melaksanakan rehabilitasi sosial era baru.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendapatkan masukan-masukan dari Dinas Sosial Provinsi, Dinas Sosial Kabupaten/Kota, LKS-LU, Pendamping, dan stake holder lainnya mengenai potensi dan tantangan kedepan terkait persiapan implementasi ATENSI kepada lanjut usia.

Kegiatan yang diikuti oleh 13 peserta ini dibuka langsung oleh Kepala Balai Lansia “Gau Mabaji” di Gowa, Syam Wuryani.

Dalam sambutannya, Yani biasa ia disapa menyatakan bahwa perlunya sinergitas bersama mewujudkan ATENSI dan SERASI.

“Kesuksesan program Asistensi Rehabilitasi Sosial dan Sentra Layanan Sosial menjadi tanggungjawab bersama, sehingga perlu adanya sinergitas dalam memberikan pelayanan rehabilitasi sosial bagi lanjut usia,” ujar Yani dalam pernyataan resminya, Jumat (11/9/2020).

Hal ini juga didukung oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali, I Dewa Gede Mahendra yang mengatakan bahwa Dinas Sosial Provinsi Bali siap mendukung sepenuhnya dalam pelaksanaan program ATENSI.

“Dinas Sosial Provinsi Bali siap bersinergi bersama dengan LKS-LU dan Balai Lansia “Gau Mabaji” di Gowa dalam melaksanakan layanan rehabilitasi sosial era baru program ATENSI dengan cerdas, berkualitas, dan mengutamakan akuntabilitas,” Kata Mahendra.

Dalam kegiatan FGD ini juga hadir, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Denpasar, Kepala Sub Bagian Penyusunan Program Evaluasi dan Pelaporan Dinsos Provinsi Bali, Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Anak dan Lanjut Usia Dinsos Provinsi Bali, Tenaga Profesional Lanjut Usia, dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) Maha Boga Marga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here