Kementerian Sosial RI berupaya membantu orang lanjut usia (lansia) yang ditinggal jauh oleh sanak keluarganya. Saat berkunjung ke Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Gau Mabaji di Gowa, Sulawesi Selatan, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Harry Hikmat menjelaskan BRSLU Gau Mabaji merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Sosial RI.

“BRSLU Gau Mabaji memberikan edukasi dan informasi kepada keluarga serta perawatan untuk lansia. Kementerian Sosial pun telah menemui lansia berinisial TB (83 tahun) yang kini tinggal bersama keluarga pengganti,” katanya.

Dikatakan Harry, BRSLU Gau Mabaji memberikan edukasi dan informasi kepada keluarga serta perawatan untuk lansia. Kementerian Sosial pun telah menemui lansia TB yang kini tinggal bersama keluarga pengganti.

“Lansia ini penglihatannya kurang baik akibat katarak. Dia mempunyai seorang anak yang tinggal di Malaysia,” kata Harry, dalam keterangan resminya, Senin (26/10/2020).

“Karena lokasi yang jauh dan minimnya dana lansia, tidak bisa tinggal bersama anaknya. karena itu, kini lansia tinggal bersama keluarga pengganti di Kabupaten Enrekang (Sulawesi Selatan),” lanjutnya.

Kementerian Sosial pun menemui lansia LT yang juga tinggal bersama keluarga pengganti di BRSLU tersebut.

“Kakek LT kini menjadi lansia potensial dan produktif dengan melakukan aktivitas sehari-hari untuk membantu usaha keluarga sebagai penjual galon,” tutur Harry.

Pegawai BRSLU, Eka Keswara Putra, mengatakan keluarga pengganti merupakan solusi layanan rehabilitasi sosial yang dapat diberikan kepada lansia.

“Keluarga pengganti merupakan solusi layanan rehabilitasi sosial yang dapat diberikan kepada lanjut usia, karena pada hakikatnya pelayanan rehabilitasi sosial yang terbaik dilaksanakan di Keluarga,” kata Eka, pada kesempatan yang sama.

“Harapannya, keluarga pengganti ini dapat memberikan pelayanan dan perawatan sosial bagi lansia dengan optimal melalui pendampingan Balai Lansia Gau Mabaji,” sambungnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here